Saturday, May 1, 2010

Seloka Putus Cinta Luar Tabi'e

Jika tuan berwajah cantik
Pasti menjadi penyeri taman
Jika tuan berwajah itek
Hanyalah dildo jadi peneman

Kecil jangan dipuji puja
Besar jangan seperti belalai
Kecil ditatang penuh manja
Besar mengangkang mencari pembelai

Patah pinggang jalan berlenggang
Bedak seinci bak anak patung
Dari rapat menjadi renggang
Dulu paip kini pembentung

Suara garau seberang jalan
Suaralah benggali memakai serban
Banyak berangkut sepanjang bulan
Banyaklah melukut di tepi jamban

Melambai jantan mencari untung
Peraga pakaian di tepi pintu
Mengapa digali salur pembentung
Bukanlah emas yang kuning itu

Jika lobang sebesar perigi
Kenapa melacur di pinggir kali
Masuk lapan masih nak lagi
Layak buatmu benggali Batang Kali


Mengapa menjahit gaun pengantin
Sedangkan jahitmu buruk sundal

Mengapa diturut kehendak batin
Kelak lobangmu harus disendal

Anaklah ikan kau sauk-sauk
Yang sangat hazab juga kau piap
Jangan digilap wajah yang hauk
Kelak ibarat jalan tak siap

Kalau enggan dipandang hodoh
Jangan onani dengan penyapu
Kalau sudah ditakdirkan bodoh
Hadaplah engkau si jantan penipu

Berhenti rehat semasa menyapu
Terasa gersang digesek tiang
Bukan salah si jantan penipu
Mungkin dirimu yang bodoh piang

Cinta agung ibarat berpuki
Kasih tertumpah tak berbelah bagi
Setelah engkau dia miliki
Kau ingat dia hadap ke tengok kau lagi?

No comments:

Post a Comment