Friday, May 27, 2011

Sembang Pagi Jumaat

Kadang-kadang kita dengar sesebuah lagu, kalau kita rasa lagu itu berunsur keagamaan maka ia adalah baik. Tetapi jika kita tidak mengkaji sebaik-baiknya, kita akan mendapati bahawa sesetengah lagu yang 'baik' itu seolah-olah mempersendakan Allah dengan melawan firmanNya.

Andai kutahu
Kapan tiba ajalku
Ku akan memohon
Tuhan tolong panjangkan umurku

Andai kutahu
Kapan tiba masaku
Ku akan memohon
Tuhan jangan Kau ambil nyawaku

Aku takut
Akan semua dosa dosaku
Aku takut
Dosa yang terus membayangiku

Andai kutahu
MalaikatMu kan menjemputku
Izinkan aku
Mengucap kata tobat padaMu

Aku takut
Akan semua dosa dosaku
Aku takut
Dosa yang terus membayangiku

Ampuni aku
Dari segala dosa dosaku
Ampuni aku
Menangisku bertobat padaMu

Aku manusia
Yang takut neraka
Namun aku juga
Tak pantas di surga

Andai kutahu
Kapan tiba ajalku
Izinkan aku
Mengucap kata tobat padaMu

Aku takut
Akan semua dosa dosaku
Aku takut
Dosa yang terus membayangiku

Ampuni aku
Dari segala dosa dosaku
Ampuni aku
Menangisku bertobat padaMu


Dan belanjakanlah (dermakanlah) sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada kamu sebelum seseorang dari kamu sampai ajal maut kepadanya, (kalau tidak) maka ia (pada saat itu) akan merayu dengan katanya: ” Wahai Tuhanku! Alangkah baiknya kalau Engkau lambatkan kedatangan ajal matiku – ke suatu masa yang sedikit sahaja lagi, supaya aku dapat bersedekah dan dapat pula aku menjadi dari orang-orang yang soleh “.

Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali akan melambatkan kematian seseorang (atau sesuatu yang bernyawa) apabila sampai ajalnya; dan Allah Amat Mendalam PengetahuanNya mengenai segala yang kamu kerjakan.

Surah Al-Munaafiqun (ayat 10 - 11)