Saturday, February 23, 2013

Terkadang, bila dah takde kerja

Inilah akibat bila tak balik Ipoh. Takdo kojo nak buek kat rumah. Hahaha.


Besar jugak lobang idung kau.


Mencari sinar yang menerangi kegelapan kata dia. Gelap sangat.

Thursday, February 21, 2013

Berbaling Tahi Ke Kedutaan Malaysia Demi Batik, Akhirnya?

Berbaling tahi ke Kedutaan Malaysia demi mempertahankan seni budaya terutamanya tarian dan produk tradisi mereka yakni batik, apa hasilnya?

Hasilnya pada tahun 2010, UNESCO menganugerahkan bahawasanya batik itu 'milik' Indonesia. Namun Malaysia rileks sahaja lah. Batik Kelantan dan Terengganu masih tidak dihalang untuk diproduksi. Masih laris dilakukan oleh pemerintah Malaysia menjadi pakaian saranan buat kakitangan awam setiap hari Khamis.

Hanya Anwar Ibrahim, pada Festival Salihara 2010 yang tegar menjelikkan batik Terengganu di depan audiens di Jakarta sambil diberi tepukan gemuruh.

Namun, ironi sekali, setelah masa berlalu, tahi yang dibaling, terpalit kembali ke muka-muka si pembaling, tanpa campurtangan Malaysia langsung!

Itulah pembalasan Yang Maha Kuasa. Akhirnya, batik China membanjiri Indonesia sehingga pening pemerintahnya! Apa ertinya 'anugerah' yang diperoleh mereka dari UNESCO? Gue jadi heran.


RI 'Digempur' Batik China, Ini Komentar Menteri Perindustrian

Zulfi Suhendra - detikfinance
Rabu, 20/02/2013 15:37 WIB



Cengkareng - Menteri Perindustrian MS Hidayat menilai produk batik asal China yang bertebaran di pasar Indonesia bukanlah batik. Karena kualitasnya tidak sesuai dengan jenis batik yang ada di Indonesia.

"Ya nggak menganggap itu batik. Karena kualitasnya," ungkap Hidayat saat ditemui di kantor Garuda Maintenance Facility (GMF), Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Rabu (20/2/2013).

Meski demikian, Hidayat mengaku beredarnya batik asal China mesti diwaspadai, karena harganya murah. Ini ditakutkan akan berdampak pada tertekannya industri dalam negeri.

"Nggak dibiarkan, juga mesti diwaspadai, karena harganya murah," cetusnya.

Ia juga berencana akan berbicara dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu terkait hal tersebut. "Nanti saya ngomong sama Menparekraf," jawabnya.

Tidak cuma batik, Hidayat menilai banyak permasalahan dengan derasnya arus produk dari China. Masalah ini tidak hanya dihadapi oleh Indonesia saja.

"Semua orang menghadapi masalah dengan China. Bukan Indonesia saja," pungkasnya.

Tuesday, February 19, 2013

Bangla Kemaruk Seks Tutuh Lembu Betina

Bercakap mengenai gatal punai (gatpun) kita tahu apakah maksud di sebalik perkataan tersebut. Ya! Pandai. Kekemarukan melakukan hubungan seks. Tetapi apa pula anhargatpun? Ia bermaksud anak haram gatal punai. Mengapa disebut sedemikian? Baca kisah yang berlaku di Batu Pahat ini. Inilah dimaksudkan juga dari perumpamaan di mata sesetengah orang, lembu pakai sari pun cantik. Apatah lagi lembu yang bogel.


Senin, 18/02/2013 13:36 WIB

Hendak Perkosa Sapi Betina, Pria Bangladesh Ditahan Polisi Malaysia

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews

Kuala Lumpur - - Seorang pria di Malaysia ditangkap polisi setempat atas kasus pemerkosaan. Namun kasus ini aneh karena pelaku ditangkap saat hendak memperkosa seekor sapi betina. Loh?!

Pria yang tidak disebutkan namanya ini, kepergok sedang berada di sebuah kandang sapi milik seorang warga di Batu Pahat. Pria yang diketahui berkebangsaan Bangladesh ini, sedang mengenakan kain sarung dan dalam posisi yang tidak lazim dengan seekor sapi di dalam kandang yang berada dekat dengan perkebunan kelapa sawit tersebut.

Si pemilik sapi, Sukiman Ab Majid (54) kemudian berusaha mengejar pelaku hingga akhirnya berhasil menangkapnya. Oleh si pemilik sapi, pria berusia 30 tahun ini dibawa ke kantor polisi terdekat. Demikian seperti dilansir New Straits Times, Senin (18/2/2013).

Si pemilik sapi menuturkan, kecurigaannya berawal ketika melakukan inspeksi rutin di kandangnya. Sukiman mengaku curiga ketika melihat bagian kaki salah satu sapinya diikat oleh seorang pria tak dikenal.

"Yang mengejutkan saya, pelaku mengenakan kaos dengan kain sarung di pinggangnya, tengah berusaha melakukan aksi menjijikkan dengan sapi," terang Sukiman.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, terungkap bahwa pelaku pernah berusaha melakukan aksi serupa di sejumlah kandang sapi milik warga yang lain. Namun warga selalu berhasil memergokinya dan memperingatkan pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Dalam salah satu insiden, seekor sapi betina ditemukan mati akibat kehabisan napas karena diikat dengan tali dan diyakini sudah 'diperkosa'," jelas Sukiman.

Kepala Kepolisian Batu Pahat, Asisten Komisioner Din Ahmad menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Saat ini, pelaku masih dalam penahanan. 

"Kami tengah menyelidiki motif pelaku karena si sapi ditemukan dengan kondisi seluruh kakinya diikat. Kendati demikian, polisi hanya mampu mendakwa pelaku dengan pasal penerobosan tanpa izin ke dalam properti orang lain, jika memang dia tidak terbukti melakukan hubungan seks tidak lazim dengan binatang," tandas Ahmad.