Friday, January 18, 2013

Sate Biawak. Makanan Haram Yang Dilahap Sesetengah Umat Islam

Selepas aku terbaca artikel meloyakan ini, aku pun membuat pencarian di Google. Nampaknya jawapan yang aku temui tidak mungkin meyakinkan aku untuk cuba menjamah binatang ini walaupun sejak dari dulu, bila aku dan rakan-rakan di kampung memerangkap biawak, pasti kaya sekejap bila dijual kepada orang India dan Cina. Di Indonesia, sate biawak menjadi makanan eksotik kegemaran, walaupun oleh orang Islam(?)


Kamis, 17/01/2013 19:34 WIB

Warga Taman Sari, Jakarta Barat Pesta Biawak Temuan Banjir

Salmah Muslimah - detikNews

Warga menyate biawak (salmah/detikcom)





Jakarta - Banjir Jakarta membawa banyak cerita. Mulai dari warga yang harus mengungsi dari rumah kesayangan, jalanan macet di mana-mana, hingga hewan-hewan yang muncul ke permukaan akibat terseret arus banjir.

Doni, satpam yang bertugas di salah satu perusahaan di Jalan Raya Hayam Wuruk berhasil menangkap seekor biawak. Menurutnya biawak tersebut terlihat mengambang dalam genangan air, sekitar 50 meter dari restoran Bakmi GM.

"Tadi ditangkapnya pukul 11.00 WIB, gara-gara banjir biawak itu terlihat oleh warga," kata Doni kepada detikcom di lokasi, Kamis (17/1/2013).

Doni mengisahkan, dia bersama dengan 5 orang temannya saat itu sedang duduk santai di depan kantor. Tiba-tiba nampak benda bergerak di dalam genangan air. Curiga dengan benda tersebut, akhirnya Doni dan temanya menghampiri. Menurutnya ada 2 biawak saat itu, namun biawak yang lebih besar ukurannya berhasil kabur.

"Kita liat ternyata biawak, langsung kita tangkap," ujar pria yang mengenakan seragam satpam ini.

Biawak yang ditangkap Doni kini tinggal kepala. Tubuh dan ekor biawak tersebut sudah jadi racikan masakan. "Mau kita buat sate," katanya.

-------------------------------------------------------------------

Halalkah Daging Biawak?

On February 11, 2010, in Fiqih, by Abu Sa'id
Bismillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillahirrabil ‘alamin, semoga shalawat dan salam senantiasa terus dilimpahkan kepada Nabi terakhir, Muhammad bin Abdillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, amma ba’du.

Telah menjadi sesuatu yang lumrah ketika seorang Indonesia mengartikan Dhabb (الضَبُّ ) dengan kata biyawak, baik itu dalam buku terjemahan, artikel, majalah, ataupun bentuk-bentuk media tulis lainnya. Padahal ini merupakan kekeliruan yang sangat fatal, yang nantinya berakibat pada penghalalan daging biyawak itu sendiri. Hal tersebut telah diakui oleh kita sebagai Ahlus Sunnah wal Jama’ah, bahwasanya penghalalan sesuatu yang Allah dan Rasul Nya haramkan atau sebaliknya, merupakan salah satu bentuk dari praktek kekufuran.
Salah satu penyebab kekeliruan tersebut karena kebanyakan orang Indonesia dalam menerjemahkan kata-kata bahasa arab terlalu bergantung pada kamus-kamus terjemah yang ada. Misalnya kamus Al Munawwir, yang mana didalamnya tidak sedikit terdapat kekeliruan (tidak sesuai) didalam penterjemahan dari bahasa arab ke dalam bahasa Indonesia. Faedah yang dapat diambil, bahwa tidak semua bahasa arab bisa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia secara mutlak.
Maka dengan risalah ini penulis ingin mencoba meluruskan kekeliruan yang ada. Wallahul muwaffiq.

APA ITU DHABB?
Untuk mengetahui apa itu dhabb, pembaca -semoga diberkahi Allah- bisa membuka Kitab Al Hayawan karya Abu ‘Utsman ‘Amr bin Bahr Al Jahizh yang terdiri dari delapan jilid atau Tajul ‘Arus karya Murtadha Az Zabidi ataupun kamus arab lainnya . Di dalam dua kitab itu disebutkan tentang apa itu dhabb terlebih lagi pada kitab yang pertama, disana kita bisa mengetahui banyak tentang dhabb.
Dan disini penulis hanya mencukupkan beberapa keterangan saja , diantaranya:
- Dhabb adalah hewan reptil yang hidup di gurun pasir,
- termasuk dari hewan darat bukan laut atau air,
- termasuk dari jenis hewan darat yang kepalanya seperti ular,
- umurnya panjang,
- sekali bertelur bisa mencapai 60 sampai 70 butir dan telurnya menyerupai telur burung merpati,
- warna kulitnya bisa berubah dikarenakan perubahan cuaca panas,
- tidak meminum air bahkan mencukupkan dirinya dengan keringat,
- ekor adalah senjatanya,
- gigi-giginya tumbuh berbarengan,
- mempunyai 4 kaki yang mana semua telapaknya seperti telapak tangan manusia,
- sebagiannya ada yang mempunyai dua lidah,
- hewan yang dimakan hanya belalang,
- terkadang memakan anaknya sendiri,
- makan tetumbuhan sejenis rumput,
- menyukai kurma,
- sebagian orang arab merasa jijik dengannya.

Pernah pada suatu kesempatan saya bertanya kepada Syaikhuna Shalih Abdul Aziz Al Ghusn (hafizhahullah),
Seperti apa dhabb itu?,
beliau menjawab: “dhabb adalah hewan barr (padang pasir) yang berjalan diatas perutnya”.
Apakah dhabb bertaring?,
beliau menjawab: “dhabb tidak bertaring, hewan ini memakan rerumputan dan tidak meminum air, dan sebagian orang memakan dagingnya”.

APA ITU BIYAWAK?
Berbeda dengan dhabb, diantara keterangan tentang biyawak adalah sebagai berikut:
- biyawak adalah hewan reptil persis seperti komodo akan tetapi ukurannya lebih kecil,
- hidup di gua-gua kecil pinggiran sungai,
- bisa berenang di air dan berjalan di darat seperti halnya buaya,
- makanannya adalah daging karena hewan ini termasuk dari jenis karnivora,
- dia memangsa santapannya (hewan-hewan yang dimakannya seperti katak, tikus, ayam atau burung sekalipun) dengan gigi taring,
- ciri fisiknya mirip dengan komodo dari mulai bentuk perut, leher, kepala, ekor, sampai gaya berjalannya.
Penulis sengaja tidak mencari referensi tentang apa itu biyawak dari kamus-kamus binatang, dikarenakan penulis pernah langsung memelihara hewan tersebut.

DAGING DHABB HALAL DIMAKAN
Berikut ini adalah beberapa hadits yang menjadi dalil akan kehalalan daging dhabb :

عن ابْن عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم:
(الضَبُّ لَسْتُ آكِلَهُ وَلاَ أُحَرِّمُهُ).
Dari Ibnu ‘Umar -semoga Allah meridhainya-, ia berkata: telah bersabda Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-:
“Aku tidak memakan dhabb dan aku tidak mengharamkannya.”

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما، عَنْ خَالِدٍ بْنِ الْوَلِيْدِ:
أَنَّهُ دَخَلَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم بَيْتَ مَيْمُوْنَةَ، فَأُتِيَ بِضَبٍّ مَحْنُوْذٍ، فَأَهْوَى إِلَيْهِ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِيَدِهِ، فَقَالَ بَعْضُ النِّسْوَةِ: أَخْبِرُوْا رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم بِمَا يُرِيْدُ أَنْ يَأْكُلَ، فَقَالُوْا: هُوَ ضَبٌّ يَا رَسُوْلَ اللهِ، فَرَفَعَ يَدَهُ، فَقُلْتُ: أَحَرَامٌ هُوَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ فَقَالَ: (لاَ، وَلَكِنْ لَمْ يَكُنْ بِأَرْضِ قَوْمِيْ، فَأَجِدُنِيْ أَعَافُهُ). قَالَ خَالِدٌ: فَاجْتَرَرْتُهُ فَأَكَلْتُهُ، وَرَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَنْظُرُ.
Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas -semoga Allah meridhai keduanya-, dari Khalid bin Walid -semoga Allah meridhainya-: bahwasanya ia bersama Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- masuk ke rumah Maimunah -semoga Allah meridhainya-, lalu didatangkan kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- daging dhabb panggang, kemudian Beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam- melayangkan tangannya kearah daging tersebut, lalu sebagian kaum wanita berkata:
“Beritahu Rasulullah atas apa yang akan dimakannya”,
maka para sahabat berkata:
“Wahai Rasulullah! Itu adalah daging dhabb”,
kemudian Beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam- mengangkat tangannya, lalu aku -Khalid- bertanya: “Apakah daging ini haram wahai Rasulullah?”,
kemudian Beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:
“Tidak, akan tetapi hewan ini tidak ada di tanah kaumku dan aku memperbolehkannya”,
Khalid berkata:
“Aku pun mengambilnya lalu memakannya dan Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- melihatnya”.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ. قَالَ:
سَأَلَ رَجُلٌ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم، وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ، عَنْ أَكْلِ الضَّبِّ؟ فَقَالَ:
(لاَ آكِلُهُ وَلاَ أُحَرِّمُهُ).
Dari Ibnu ‘Umar -semoga Allah meridhai keduanya-, ia berkata:
“Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah ditanya ketika sedang berada di atas mimbar tentang memakan dhabb, lalu Beliau menjawab:
“Aku tidak memakannya dan tidak mengharamkannya”.

عن ابْن عُمَرَ: أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ مَعَهُ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فِيْهِمْ سَعْدٌ. وَأُتُوْا بِلَحْمِ ضَبٍّ. فَنَادَتِ امْرَأَةٌ مِنْ نِسَاءِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم: إِنَّهُ لَحْمُ ضَبٍّ.
فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: (كُلُوْا، فَإِنَّهُ حَلاَلٌ. وَلَكِنَّهُ لَيْسَ مِنْ طَعَامِيْ).
“Dari Ibnu ‘Umar -semoga Allah meridhai keduanya-: bahwasanya Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersama beberapa orang dari sahabatnya -semoga Allah meridhai mereka-, diantaranya adalah Sa’d. Didatangkan kepada mereka daging dhabb, lalu ada seorang wanita berteriak:
“Itu adalah daging dhabb”,
kemudian Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:
“Makanlah oleh kalian, karena sesungguhnya daging ini halal. Akan tetapi bukan dari makananku”.

daging biawak
DAGING BIYAWAK HARAM DIMAKAN
Berbeda dengan dhabb, dikarenakan biyawak termasuk dari jenis hewan buas dan bertaring, maka masuk kepada larangan Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana dalam hadits-hadits berikut ini:

عَنِ الزُّهْرِيْ:
نَهَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَنْ كُلِّ ذِيْ نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ.
Dari Az Zuhri:
“Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah melarang setiap yang bertaring dari hewan buas (untuk dimakan.pent)”.

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ أَكْلِ كُلِّ ذِيْ نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ.
Dari Abu Tsa’labah Al Khusyni:
“Bahwasanya Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- melarang untuk memakan setiap yang bertaring dari hewan buas”.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ :
عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ (كُلُّ ذِيْ نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ، فَأَكْلُهُ حَرَامٌ).
Dari Abu Hurairah -semoga Allah meridhainya-, dari Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bahwasanya bersabda:
“Setiap yang bertaring dari hewan buas, maka memakannya adalah haram”.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ:
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ كُلِّ ذِيْ نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ. وَعَنْ كُلِّ ذِيْ مِخْلَبٍ مِنَ الطَّيْرِ.
Dari Ibnu ‘Abbas -semoga Allah meridhai keduanya-:
“Bahwasanya Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- melarang dari setiap hewan buas yang bertaring dan dari setiap burung yang bercakar (yakni untuk dimakan.pent)”.

varanus salvator
Kesimpulannya, bahwa kata dhabb dalam bahasa arab tidak bisa kita artikan biyawak dalam bahasa Indonesia, karena keduanya adalah hewan yang saling berbeda. Dan kita di Indonesia tidak bisa mendapatkan satu ekor pun dhabb, karena memang disini bukanlah habibatnya. Sehingga kita ketahui dengan dalil-dalil yang ada bahwa daging dhabb halal untuk dimakan, adapun biyawak tidak, yakni daging biyawak haram untuk dimakan karena masuk pada hewan bertaring yang Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- melarang umatnya untuk memakannya.
Semoga risalah ini menjadi secercah sinar yang bermanfaat untuk kaum muslimin.
Wal ‘ilmu ‘indallah, wallahu a’lam bish shawab.

Yang senantiasa mengharap ridha dan ampunan Rabbnya,
Syuhada Abu Syakir AlIskandar AlJawaghy AsSalafy
Hayy Ar Royyan, Ad Da`iriy Asy Syarqiy, Riyadh, KSA.

Thursday, January 17, 2013

Jakarta Dilanda Banjir

Baru beberapa minggu lepas, agenda membangunkan terowong raksasa ala SMART diwawarkan oleh Gabenor Jakarta, hari ini Jakarta diterpa banjir besar.

Walaupun kita selalu bertekak dengan mereka, tetapi apabila mereka dilanda musibah, kita secara automatiknya ikut simpati. Begitulah apa yang berlaku di Jakarta hari ini apabila hujan lebat sejak 4 hari lepas, menyebabkan takungan air terpaksa dilepaskan sehingga mengakibatkan kota berpenduduk 10 juta itu  banjir di merata-rata. Semoga banjir cepat surut, dan mereka boleh beraktiviti seperti biasa.

Foto-foto adalah dari Detiknews.

Pemandangan unik di Bundaran Hotel Indonesia.

Berhampiran Kedutaan Malaysia

Patung Kuda

Pejabat Gabenor Jakarta

Istana Presiden pun kena


Adoyai! @paktam2u Ke Buletin Utama Gara-gara Patrick Teoh

Kebiadaban personaliti TV yang diketahui penyokong tegar pembangkang, Patrick Teoh, semalam menggerakkan jari-jemari aku untuk menaip kecaman demi kecaman kepadanya di Twitter dan begitu juga oleh umat-umat Islam lain di negara ini.

Hasilnya menjelang 11 pagi, Patrick Teoh menjadi trending dan dia bersegera meminta maaf di Twitter pada jam 12 lebih tengahari.

Ayat kontroversinya yang diawali dengan singgungan ke atas peraturan persembahan beretika Tahun Baru Cina yang dikeluarkan oleh kerajaan PAS Kedah kemudian melalut sehingga menyentuh sembahyang 5 kali sehari dan pemakaian tudung dan paling melampau, menghina al-Quran dengan menyebut "Quran-thumping mother fucker" yang bermaksud "pukimak hempokan Quran". Nauzubillah.

Malamnya, ketika aku sedang streaming siaran Trans7 menantikan rancangan Opera Van Java, kicauan di Twitter dari seorang rakan memberitahu yang tweet aku masuk Buletin Utama. Adoyai. Sampai ke situ lah pulak.

Mungkin kerana aku menempelak Patrick Teoh ketika dia memohon maaf lalu dia membalas. 

Tapi, ini kali kedua Twitter aku dan televisyen bersatu. Sebelum ni soalan aku melalui Twitter ke Bicara Rakyat TV1 di baca secara langsung namun sang panel menjawabnya dengan melalut entah ke mana. 

Biarlah tweet kita sikit, follower kita sikit, asalkan ada lah gunanya ke sasaran.  Daripada tweet beratus ribu, follower beratus ribu, tapi non-ado kesannya ke atas mana-mana sasaran. Wahhh. Carutan sangat.

 Ini yang tersasar ke Buletin Utama


Ini kenyataan biadapnya paling mula.



Wednesday, January 16, 2013

Eh, Sammy Simorangkir - Nadia Annuar diumpat orang



Percintaan Nadia Annuar, personaliti TV3 dengan artis Indonesia, Sammy Simorangkir mencetus komen pembaca di Indonesia. Komentarnya berkisar ketidakpadanan antara kecantikan Nadia dan kehodohan Sammy. Macam-macam hal!

Ini Dia Nadia Annuar, Kekasih Sammy Simorangkir

Nugraha Rodiana - detikhot
Rabu, 16/01/2013 07:33 WIB


Jakarta - Sebagai seorang news anchor, seorang Nadia Annuar tentu saja tak perlu diragukan lagi kecantikannya. Selain cantik, ia juga harus memiliki wawasan yang luas. Beruntung sekali Sammy Simorangkir!

Nadia Annuar kini bekerja untuk TV 3 Malaysia sebagai news anchor. Sosoknya pun bisa dibilang tak ubahnya seorang selebritis.

Kedekatannya dengan Sammy Simorangkir memang bukan berita baru. Namun, kali ini keduanya tampak sudah tak malu mempelihatkan kemesraan ke publik.

Terbukti dengan beberapa foto yang diungggah Nadia di internet. Bahkan kemesraan mereka juga tampak dalam mention-mention di Twitter keduanya.

Meskipun Nadia seorang janda satu anak, Sammy tampaknya tak menjadikannya masalah berarti. Pose-pose keduanya memperlihatkan adanya cinta di antara mereka.


Putra Adi Nugrahaabout 5 hours ago
oohh sammy...kasihanilan orang2 ganteng kaya gue :'(


MiRaKiabout 6 hours ago
Kakak Cantik kok mau sama Hanoman???


Bergedel Jagungabout 6 hours ago
Ceweknya catik, cowoknya nakutin ah..........


isulistiawanabout 6 hours ago
Aiih cantiknya. sayang masuk.mulut buaya. turut berduka saja. kecantikanmu tidak sebaik.nasibmu.....


pilarfxabout 7 hours ago
Beneran cantik. Beauty and the Beast.


kribo88about 7 hours ago
kagak percaya bakalan lama ...


Aih..Mesranya Sammy Simorangkir dengan Si Cantik Nadia Annuar

Nugraha Rodiana - detikhot
Rabu, 16/01/2013 07:15 WIB


Jakarta - Sammy Simorangkir tampaknya punya magnet yang cukup kuat untuk menggaet lawan jenis. Ia pun sering dikabarkan dekat dengan perempuan cantik, kali ini dengan Nadia Annuar.

Kemesraan mereka begitu terlihat dalam foto-foto mesra yang beredar di dunia maya. Bahkan, mereka juga kerap memperlihatkan hubungan istimewanya di situs jejaring sosial Twitter.

Nadia Annuar dikenal sebagai news anchor asal Malaysia yang kini bekerja untuk TV 3. Ia pernah menikah saat usianya 21 tahun.

Dari pernikahannya, perempuan yang kini berusia 28 tahun itu dikaruniai satu orang putra. Namun, rumah tangga yang dibinanya harus berakhir di pengadilan pada 6 Oktober 2010 lalu.

Beberapa media di Malaysia juga kerap memberitakan mengenai asmara Nadia dan Sammy. Nadia juga tak ragu mengungkapkan hubungan asmaranya dengan Sammy.



Herman Syam Ikhwanabout 6 hours ago
Weh ini toh pecandu narkoba


TheEyesforstrikingabout 7 hours ago
asli cantik banget tapi sayang euy seleranya


lateungabout 7 hours ago
enak nih kalau nyabu bareng.


Biang Kerokabout 7 hours ago
Selamat ya nadia. Salam shabu-shabu hi hi


isulistiawanabout 7 hours ago
ni orng selagi laris ayo dicicip satu2. ane beberapa kali ktm ni orng d tmpt hiburan mlm. wajar sih populer....

Hantu Itu Muncul Buat Mereka Yang Takut

Anda seorang penakut? Jika demikian, wajarlah anda akan sentiasa dapat melihat hantu. Ini kerana hantu jembalang hanya dapat dilihat oleh mereka yang penakut.

Jarang penampakan hantu boleh dilihat lebih dari seorang. Jika berlaku, sila serbu hantu itu kerana barangkali itu adalah sekujur manusia yang hidupnya suka menakut-nakutkan orang.

Ini kerana hantu jembalang hanya berdiri di selaput mata seseorang yang memang takutkan hantu dalam hidupnya. Ia adalah imej cernaan otaknya yang kusut akibat ketakutan dan kerap membayangkan rupa buruk puaka yang mungkin timbul di depannya.

Dulu, aku memang gerun dengan hantu hanta ini. Tetapi pengalaman di tahun 2000 - 2001 telah memusnahkan rasa gerun tersebut.

Pada  ketika itu, aku bekerja di tebing Sg. Perak di pendalaman Sg. Siput bersama sebuah konsultan kejuruteraan dalam projek pembinaan sebuah jalan raya. 

Oleh kerana aku menipu kononnya aku pandai menggunakan komputer semasa temuduga, kerja aku sebagai kerani dokumen ditapak itu sememangnya memerlukan aku bergelumang dengan kerja-kerja komputer.

Lalu aku mengambil keputusan untuk bermalam di kabin kontena pejabat tapak tersebut yang terletak jauh dari rumah orang. Yang ada di situ ialah sebuah masjid tua, perkuburan tua di pinggirnya dan sebiji rumah yang didiami oleh sekeluarga yang selalunya sunyi.

Hanya setiap petang Jumaat, aku akan pulang ke Ipoh dan kembali bermalam di kabin tersebut mulai hari Isnin. Jarak 88 km pergi balik memang tak mampu la untuk berulang.

Jarak perkuburan tua tersebut dengan pejabat aku ialah kira-kira 20 meter. Masjid tersebut tak pernah digunakan sejak berpuluh tahun. Ini kerana perkampungan tersebut telah terhapus akibat ancaman komunis yang pernah membunuh penduduk kampung beramai-ramai di kawasan tersebut.

Tetapi, oleh kerana iltizam dan iktizam yang kuat, aku bergelumang dengan dunia aku di dalam kabin itu sahaja pada waktu malam. Ada radio, ada air-cond, ada internet. Walaupun terpaksa kencing botol kerana takut nak keluar, dalam tempoh 3 bulan sahaja, aku telah mahir menggunakan komputer. Words dan Excel telah terbiasa. Formula telah pandai direka-reka.

Akhirnya jalan tersebut siap. Beberapa bulan sebelum aku tamat kontrak, kawasan bersebelahan pejabat aku dibangunkan PPRT yang menempatkan hampir 20 buah rumah. Kawasan yang angker terus jadi meriah. 

Sepanjang aku tinggal dalam kabin tersebut, tiada apa-apa gangguan hantu. Sebelum aku tinggalakan penduduk situ yang sangat baik, aku ditanya oleh salah seorang otai kampung tu. 

"Ada kamu nampak hantu sepanjang kamu duk sini?" 
"Tak ada pun."
"Itu tandanya sebenarnya kamu tak takut hantu."
"Ye ke? Sebab apa pulak?"
"Sebab kawasan ni memang berhantu."
"Errr..."

Nasib baik itu hari last aku kerja situ. Tapi penjelasannya cukup kuat untuk aku jadikan pedoman.

Di tahun 2010, aku hanya tersenyum apabila housemate aku mengadu ternampak kelibat orang tua merangkak dalam rumah lah, perempuan mencangkung atas bumbung blok depan lah dan berbagai lagi. 

Semoga dia mencari jalan untuk memulihkan jiwanya yang sebenarnya kekacauan.




Satu ketika lalu di tebing Sg. Perak.

Tuesday, January 15, 2013

Punca Insiden #Listen 100x di UUM

Ini dikutip dari tepi jalan. Jenguk-jenguk dan fikir sendiri. Bagi aku tindakan Syarifah Zohra Jabeen yang mengherdik dan menarik microphone si Bawani tu hanya jalan pertengahan.

Forum yang dirancang untuk tidak menyentuh mana-mana parti politik, insiden politik dan semata-mata mahasiswa dan politik ini menjadi panas apabila seorang pelajar bernama Bawani bertanyakan soalan-soalan provokasi berkaitan BERSIH dan beberapa lagi isu politik semasa.

Jalan terlembut ialah menjawab dengan baik, Forum tersebut berkaitan mahasiswa dan politik tanpa menyentuh mana-mana parti dan mana-mana kejadian politik. Lalu si Bawani mungkin sedar provokasinya membodohkan diri sendiri.

Jalan terkasar ialah dengan menendang muka Bawani kerana tak faham bahasa.

Siapa si Bawani ini?

Macam adik abang..heee

Kisah satu forum di Universiti Utara Malaysia (UUM) bertajuk ‘Seiringkah Mahasiswa Berpolitik’ menjadi topik panas kebelakangan. Memang panas.  Video Youtube Sharifah Zohra Jabeen Vs Miss Bawani yang memuatkan rakaman forum telah dimuat naik dan telah mendapat komen-komen panas mengutuk Sharifah Zohra Jabeen yang juga Presiden Suara Wanita 1 Malaysia (SW1M).

Teman tak berminat untuk mengulas tentang siapa yang salah, dan siapa yang benar. Sharifah Zohra bukanlah ahli politik yang mempunyai cara yang kurang menyenangkan menangani forum-forum seperti itu. Yang menjadi tanda tanya, siapakah seteru Sharifah Zohra ini? Mis Bawani..Seorang macai ahli Parti Sosialis Malaysia (PSM).
Mis Bawani dikatakan sebagai sebagai alat Parti Parti Sosialis Malaysia (PSM) dan DAP melalui bukti-bukti yang didedahkan oleh Blogger Daeng Selili. Dakwaan Blogger Daeng Selili ada asasnya dan teman rasa Blogger Daeng Selili lebih arif dengan agenda Mis Bawani yang digelar "The Little Ambiga" ini.   Mis Bawani dikatakan adalah alat kepada parti PSM dan DAP untuk meracun pemikiran pelajar UUM dan ternyata pelajar UUM tidak termakan dengan dakyah sosialisnya. Akhirnya beliau telah ditendang keluar (Kick-out) KALAH didalam pilihanraya kampus September 2012 lepas. Rupanya dah kalah weh!
Logo Parti PSM

Lagi Bukti Bergambar Bawani sebagai Proksi DAP dan PSM

Untuk menjadi terkenal dan dilihat oleh mahasiswa, macam-macam cara Mis Bawani ni buta termasuk lah insiden di forum tersebut.Bukti dah nyata didepan mata bahawa Mis Bawani ini adalah macai yang digunakan untuk memporak perandakan apa-apa juga majlis dan agenda yang dijalankan di UUM. Fikir-fikirkan..


Presint 5 Menyeramkan ?

Berbagai kisah seram tentang hantu di sekitar Presint 5 aku mula dengar. Kisah hantu di selekoh tepi Sungai Langat bawah flyover, kisah seram anak bukit gondol belakang PICC dan kisah penampakan di kawasan kubur Presint 20.

Eee. Menakutkan (lah sangat). Semua cerita kejadian itu diceritakan oleh orang yang bukan tinggal di Presint 5. Heran.

Aku mula tinggal di Presint 5 pada awal 2010. Perumahan aku dikira satu-satunya perumahan yang ada dalam lingkungan 3 km. Aku antara orang terawal yang menduduki apartment belakang PICC tu.

Tabiat aku yang suka merayau malam ke KL dan pulang pagi tak kira masa sepanjang 2010 dan 2011 belum menemukan aku dengan apa-apa.

Terlalu biasa aku memandu jam 12 tengah malam, 1 pagi, jam 2 pagi, 3 pagi, 4 pagi, 5 pagi 6 pagi, 7 pagi pun ada, balik dari KL membelah jalan yang jika anda tengok depan, tiada kereta dan jika anda jenguk cermin pandang belakang, pun tak ada kereta. Terlalu biasa, sampai aku berkesempatan buat video klip bawah ni :





Tidak seperti hari ni, dalam tahun 2010, apartment 5R4 depan anak bukit gondol belakang PICC tu belum siap. Lampu jalan tak ada. Belok je, apa yang anda nampak ialah garis jalan.

Jalan beberapa ratus meter dari rumah aku itu lah yang paling menyeramkan sepanjang jarak 38km dari KL. Tapi, tak ada apa-apa pun.

Sampai terkadang aku terfikir, mungkin malam ni aku ade peluang nampak hantu. Sebaik belok, hati terdetik, muncul lah kau hantu. Tapi, non-ado.

Berkait selekoh tepi Sungai Langat tu kononnya tempat banyak berlaku eksiden, maka disebut berhantu, perlu diberitahu bahawa di selekoh itu terdapat culvert yang mengalirkan sungai dari Empangan Putrajaya ke Sungai Langat YANG TELAH MENDAP sejak dulu lagi, melintang di tengah jalan. Kalau lalu kawasan tersebut, perlahankanlah kenderaan anda. 

Memang laluan tu orang suka bawak laju. Aku pun selalu bawak 130 - 140 kat situ. Tapi bila sampai selekoh tu, kalau nak merasa melambung ke jalan bertentangan, kekalkan lah kelajuan tu.

Berkait kisah penampakan di perkuburan Presint 20 pun hanyalah rekayasa semata-mata. Aku berpuluh kali start motor untuk beli nasi kat mamak di Dengkil tengah-tengah malam dan tak ada apa-apa pun.

Kini aku dah 2 tahun tinggal sendirian di tingkat teratas sekali di blok aku. Masih, dunia manusia bagi aku dan dunia jin bagi mereka, dibatasi hijab yang kuat. Sehinggakan keberadaan mereka tidak aku pedulikan lagi atas dasar, "KAU TENTU BANYAK URUSAN DUNIA KAU, SEPERTI MANA AKU BANYAK URUSAN NGAN DUNIA AKU, MAKA SILA URUSKAN URUSAN MASING-MASING."