Wednesday, November 10, 2010

Mengapa Obama Hanya Kunjungi Indonesia?

Betapa megah bagi rakyat Indonesia majoritinya apabila menerima kunjungan Presiden Amerika, Barrack Obama, yang pernah bersekolah di negara tersebut lebih kurang 40 tahun lalu. Jika di forum-forum antarabangsa di internet, mereka yang anti-Malaysia di sana terus mengejek tentang betapa Malaysia tidak penting bagi Obama.

Memang diakui Malaysia tidak penting bagi Obama. Kerana tiada apa yang negara ini izinkan dicuri oleh pihak Amerika Syarikat. Bagaimana pula di Indonesia? Baca petikan Vivanews ruangan Bisnes terbitan pagi semalam :


Selasa, 9 November 2010, 11:13 WIB ( 12:13 PM Waktu Malaysia )
VIVAnews - Hari ini Presiden Amerika Serikat Barack Obama berkunjung ke Indonesia. Selain mempererat persahabatan, lawatan Obama juga untuk meningkatkan investasi dan perdagangan kedua negara.

Sejumlah perusahaan besar Amerika selama ini sudah berinvestasi di Indonesia. Perusahaan Amerika tersebut merupakan pemain utama global dan umumnya masuk jajaran perusahaan top multinasional versi majalah Forbes.

Salah satu raksasa bisnis Amerika di Indonesia adalah Freeport McMoRan Copper & Gold. Melalui PT Freeport Indonesia, perusahaan emas kelas dunia asal Amerika itu menjadi salah satu penambang emas dan tembaga terbesar di Indonesia.

Freeport beroperasi di daerah dataran tinggi di Mimika. Kompleks tambang di Grasberg itu merupakan salah satu penghasil tunggal tembaga dan emas terbesar di dunia. Wilayah ini juga mengandung cadangan tembaga dan emas terbesar di dunia. Tahun lalu, Freeport menghasilkan 86 ton emas.

Berdasarkan data Freeport-McMoran per akhir 2009, Freeport Indonesia merupakan penyumbang pendapatan terbesar bagi induk perusahaan tambang emas yang berpusat di Phoenix, Arizona, AS itu.

Freeport Indonesia membukukan pendapatan US$5,9 miliar, jauh melampaui perusahaan Freeport yang beroperasi di Amerika Utara dengan pendapatan US$4,8 miliar.

Bahkan, Freeport Indonesia juga mengungguli perusahaan dalam kelompok Freeport yang beroperasi di Amerika Selatan dan Eropa. Di Amerika Selatan, kontribusi pendapatan perusahaan Freeport di sana sebesar US$3,8 miliar, sedangkan Eropa hanya US$1,89 miliar.


Amat mengejutkan bahawa fakta menunjukkan Amerika Syarikat 'memaling' dengan hormat bertan-tan emas dari bumi Indonesia setiap tahun.

Pelik sekali apabila kesamaan budaya, kesamaan kulinari dan kesamaan bahasa Malaysia dengan negara mereka menjebakkan Malaysia dengan pertuduhan 'pencuri' sedangkan mereka langsung tidak rugi apa-apa.

No comments:

Post a Comment