Showing posts with label ohhhh. Show all posts
Showing posts with label ohhhh. Show all posts

Tuesday, April 5, 2011

Terkahwin Bapok? Nampak Benor Nipunyer..

Jakarta - Fransiska Anastasya Octaviany @ Icha @ Rahmat Sulistyo yang mengaku menjadi perempuan akan dihantar untuk ujian mental. Namun, pihak Hospital Polis Kramat Jati belum Umar dan Icha menikah seminggu selepas lebaran tahun 2010 lalu. Keduanya hidup serumah dengan orang tua Umar di Jatiasih, Bekasi. Setelah enam bulan berlalu baru diketahui bahawa Icha merupakan seorang laki-laki yang bernama Rahmat Sulistyo.Penduduk kampung kemudian membuat laporan polis ke atas Icha yang berbadan lebih gagah dibanding Umar. Saat ini Icha telah ditahan di lokap bersama-sama 15 tahanan lelaki. Umar dan Icha berkenalan melalui Facebook dan diancam tujuh tahun penjara. Icha mengaku mengalami masalah jiwa.

Gitulah, zaman dah tak boleh berkonsep ketimuran lagi. Kalau di negara ini pernah kes seorang wanita dinikahkan dengan seorang pengkid secara tanpa sesiapa mengetahui, dan akhirnya terbongkar, kes dalam sudut lain pula berlaku di Indon. Si Umar ni kalau memang dia tak tau yang si Icha ni adalah bapok, mengapa dia memerlukan 6 bulan untuk membuat kecoh berhubung isu ini. Adakah si Umar itu memang kaki bapok yang telah merancang untuk menikahi seorang bapok? Jika tidak, mungkin selepas ini, untuk merancang pernikahan, sesebuah pasangan perlu saling mempertunjukkan alat kelamin masing-masing. Astaga.

Friday, April 1, 2011

Mufti Perak Haramkan Poco Poco

Kita datang nak bakor! Bukan nak menari poco-poco! Itulah ungkapan Usop kepada penduduk Kampung Pisang yang asyik menari poco-poco apabila Kak Limah menyanyikan lagu Enjit Enjit Semut saat mereka datang untuk membakar rumah Kak Limah.

Menurut Mufti Perak, poco-poco difatwakan haram. Sekurang-kurangnya untuk negeri Perak yang mempunyai rangkaian taman-taman riadah yang lengkap untuk warga beriadah dan berekreasi.

Aku pun mengkaji rasional pengharaman ini. Bila dikaji balik, Mufti Perak menyebut ianya menyamai upacara pemujaan roh di Jamaica dan turut menyerupai tarian berunsur keagamaan Kristian. Fakta mana dia dapat, aku tak tau.

Tapi, menurut akhbar Indon, tarian tersebut popular di Sulawesi Utara. Ketahuan lo, kalau Sulawesi Utara tu memang mempunyai 70% penduduk Kristian.

Bagi aku, poco-poco memang perlu ditegur. Ini kerana keterkinja-kinjaan anak gadis menari-nari mengikut rentak lagu memang tidak sesuai langsung dengan konsep kemelayuan apatah lagi keislaman. Kalau penari kebudayaan tu lantak demer lah kan. Memang dah status penari.

Ini dengan makcik-makcik bersaiz bantal berseluar ketat bertudung, terkinja-kinja, terkepak-kepak macam ibu ayam hypnotized dek musang yang menyamar sebagai penghibur, menari-nari dengan mencari sensasi di mata kaum lelaki secara terbuka adakalanya menimbulkan rasa pelik dan loya.

Rasanya, gadis-gadis yang menari di disko-disko pun tak kelihatan pelik berbanding makcik-makcik bertudung yang menari poco-poco dikhalayak umum.

Kalau nak sihat tubuh badan, tak payahlah nak menari-nari bagai. Pergi kelas aerobik tertutup pun OK je. Tak pun jogging je 1 km sehari. Poco-poco 100 kali sehari pun badan dok lagu tu jugak.

Kamis, 31/03/2011 19:15 WIB
Poco-poco diharamkan di Perak, Malaysia
BBCIndonesia.com - detikNews

Banyak warga Malaysia menggemari poco poco dan mempublikasikan video penampilan mereka

Banyak warga Malaysia menggemari poco poco dan mempublikasikan video mereka di YouTube

Keputusan Komite Fatwa negara bagian Perak, Malaysia untuk melarang poco-poco memancing reaksi beragam, sebagian menentang tari yang diketahui populer di Sulawesi Utara itu.

Berbagai laporan media Malaysia menyebutkan Jawatankuasa Fatwa Negeri Perak telah memutuskan poco-poco haram bagi warga Muslim dan keputusan itu akan segera dibukukan. Alasannya, poco-poco mengandung unsur kepercayaan Kristen dan unsur pemujaan roh.

Namun sejumlah politisi Malaysia berpendapatan larangan poco-poco tidak perlu karena hanya sekedar bentuk tari dan olahraga.

Anggota biro politik sentral PAS, partai yang berhaluan Islam, Khalid Samad menyebut keputusan komite fatwa Perak "menggelikan dan sama-sekali tidak bisa diterima."

"Pada dasarnya warga melakukan poco-poco untuk latihan tanpa motif keagamaan," katanya.

Seorang menteri di bawah kantor perdana menteri, Datuk Mashitah Ibrahim mengesampingkan kemungkinan larangan terhadap poco-poco juga diberlakukan secara nasional.

"Tarian ini berbeda-beda di beda tempat. Bahkan lagu-lagunya juga berbeda. Mungkin poco-poco menjadi masalah di Perak, tetapi di negara-negara bagian lain, poco-poco dianggap sebagai bentuk latihan," kata Mashitah Ibrahim seperti dikutip Bernama, Kamis (31/3).

Akan tetapi, Menteri Besar Perak Datuk Seri Dr Zambry Abdul Kadir menegaskan pemerintah akan menghormati dan tidak mempersoalkannya.

Wednesday, March 9, 2011

Melayu Kini Makan 'Babi'?

Trend kulinari telah berubah dari zaman ke zaman. Makanan Melayu mula digemari oleh orang Cina dan makanan Cina mula digemari oleh orang Melayu. Sampai teman pernah terjumpa orang Melayu menjual Chee Cheong Fun.

Chee Cheong Fun ialah beras yang ditanak, dilenyek dan di bentuk dalam kepingan seperti kuetiau, kemudian dikukus dan dipotong untuk di makan bersama kuah cili dan kuah petis udang dengan taburan bijan. Sama seperti Yong Tau Foo rasa kuahnya.

Rasanya sudah tentulah tidaklah sesedap mana tetapi ia merupakan makanan ekonomik yang dahulunya digemari oleh golongan pendapatan rendah dalam masyarakat Cina.

Tetapi satu fakta yang teman dapat tahu dari kawan teman berbangsa Cina, dia menyebut, orang Melayu jangan makan Chee Cheong Fun. Chee Cheong Fun bermaksud Kuetiau Usus Babi. Bukan kerana ia mengandungi babi. Tiada babi terbabit dalam menghasilkan Chee Cheong Fun. Ia adalah simbol keadaannya yang kononnya menyerupai usus babi.

Dek kerana itu, kawan teman pun menyarankan orang Melayu menyebutnya Ngau Cheong Fun yang bermaksud Kuetiau Usus Lembu. Betapa prihatinnya kawan teman tu. Tapi seberapa prihatinnya orang Melayu yang menjual 'Kuetiau Usus Babi' itu?

Kita tidak akan suka menyamakan benda yang halal dengan benda yang haram. Maka demikian, menyebut Chee Cheong Fun seharusnya memberi maksud yang agak menjijikkan seperti kata kawan teman yang berbangsa Cina itu.

Mulai hari ini, ikutlah nasihat kawan teman tu dengan menyebut makanan tersebut sebagai 'Ngau Cheong Fun' yer. Atau sebaiknya, makanan tersebut disebut 'Cheong Fun' sahaja.

Thursday, March 3, 2011

Mengapa Iran Ancam Boikot Olimpik 2012?

Iran mengancam untuk memboikot Sukan Olimpik 2012 di London. Alasan utamanya kerana logo Olimpik itu sendiri. Jawatankuasa Olimpik Iran menyebut bahawa lambang tersebut membawa aspirasi Yahudi secara terang-terangan.

Lambang yang agak hodoh itu sebenarnya turut pernah dibantah oleh warga Britain sendiri. Namun pihak penganjur menyebut, lambang yang funky, muda dan kreatif itu akan terus digunakan.

Apa aspirasi Yahudi yang disimbolkan? Ia tidak lain dan tidak bukan ialah terjemahan '2012' itu sendiri yang dikatakan sengaja dibuat supaya menyerupai perkataan ZION.

Zion merupakan nama bukit di Israel yang mana para penyokong aliran Zionis dalam puak Yahudi menyebut bahawa pemerintahan dunia di bawah Zionis akan berpusat di Zion. Dari nama bukit tersebutlah wujudnya pengikut fahaman Zion yang menggelar diri mereka Zionis dan merangka misi memerintah dunia dengan dogma-dogma menyesatkan.


Wednesday, December 1, 2010

Over-Confident Gol Pertama? Atau Nak Kapas Sumbat Telinga?

VIVAnews - Indonesia berhasil menghancurkan Malaysia 5-1 di penyisihan Grup A Piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu 1 Desember 2010. Dengan hasil ini, Indonesia sementara memuncaki Grup A.

Merah Putih untuk sementara memimpin Grup A dengan poin sempurna, 3, setelah di pertandingan sebelumnya, Thailand hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Laos. Sedangkan Malaysia harus rela menghuni juru kunci.

Meski tampil agresif sejak menit pertama, namun tim besutan Alfred Riedl sempat dikejutkan dengan gol Malaysia pada menit 18 lewat aksi penyerangnya Norshahrul Idlan Bin Talaha.

Norshahrul mendapatkan umpan jauh dari Mohd Safee Bin Mohd Sali yang melihat posisi Norshahrul lebih bebas di antara dua bek Indonesia, Zulkifli Syukur dan Hamka Hamzah. Tanpa kesulitan Norshahrul menjebol gawang Markus.

Namun keunggulan Malaysia tak bertahan lama. Pada menit 22, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol bunuh diri Mohd Asraruddin Putra Bin Omar.

Bek Malaysia ini justru mencocor bola ke gawang sendiri setelah melihat pergerakan Irfan Bachdim yang seakan-akan menyongsong bola umpan silang M Nasuha. Bola justru mendarat di kakinya dan meluncur ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri ini langsung melecut semangat Christian 'El Loco' Gonzales dan kawan-kawan. Terbukti di menit 33, Merah Putih justru berbalik unggul 2-1 lewat gol cantik El Loco.

Memanfaatkan umpan terukur Firman Utina, striker naturalisasi ini berhasil melepaskan tendangan menyusur ke sisi kanan gawang Malaysia yang gagal diantisipasi kiper Mohd Sharbinee Allawee Bin Ramli.

Indonesia kembali menjebol gawang Malaysia lewat gol Muhammad Ridwan di menit 55. Gelandang sayap Sriwijaya FC ini berhasil memanfaatkan bola terobosan Ahmad Bustomi yang sekaligus merubah kedudukan menjadi 3-1 buat keunggulan Indonesia.

Arif Suyono yang masuk menggantikan M Ridwan kembali menjebol gawang Malaysia di menit 77. Arif berhasil memanfaatkan blunder salah satu bek Malaysia yang gagal mengontrol bola hasil umpan silang Oktovianus Maniani. Indonesia unggul 4-1.

Pesta kemenangan Indonesia ditutup oleh gol pemain naturalisasi lainnya, Irfan Bachdim di masa injury time. Bachdim berhasil menyongsong bola hasil umpan silang Oktovianus Maniani. Skor 5-1 untuk kemenangan Indonesia ini tak berubah hingga pertandingan usai.

TU DIA MEMULA JE SEMANGAT!

Tuesday, November 30, 2010

Awas! Malware Terbaru Di Facebook Ialah...

Pernahkah anda melihat atau mengklik aplikasi untuk mengetahui siapakah yang melihat profil anda di Facebook? Malang lah anda. Kerana aplikasi itu dipastikan adalah 'malware' atau program pengintip terbaru yang sedang popular di Facebook.

Pengguna yang teruja berkemungkinan besar akan mengkliknya dan mereka sudah pasti menjadi mangsa. Firma keselamatan komputer dan internet Sophos mencatatkan, hanya dalam beberapa jam, lebih dari 60 ribu orang telah mengklik pautan tersebut.

"Ketika mengkliknya, anda akan diarahkan ke halaman web yang mendorong anda memberi izin untuk aplikasi tersebut memiliki akses ke profil Facebook anda," kata konsultan teknologi kanan di Sophos, Graham Cluley, seperti dipetik sebuah akhbar Indonesia dari PC World pada hari Selasa 30.11.2010.

Cluley mengingatkan pengguna Facebook bahawa aplikasi tersebut bohong belaka. Malahan pula, sebelum ini Facebook juga sudah pernah menjelaskan bahawa tidak ada cara untuk mengetahui siapa yang telah melihat profil kita.

"Kami bekerja keras menyekat dan menghapus website, laman dan aplikasi yang mendakwa dapat melakukan perkara ini. Jika terlihat aplikasi seperti ini, jangan tertipu, dan segera lah laporkan kepada kami," ujar Facebook dalam laman Security Site nya.

Jika anda telah terlanjur, jangan khuatir dan Cluley memberi cadangan terbaik untuk anda untuk menghapuskannya. "Hapuskan reference ke pautan tersebut dari News Feed anda, dan sekat hak bagi aplikasi yang tidak-tidak untuk mengakses profil anda melalui Account/ Privacy Settings/ Applications and Websites," kata Cluley.

Yang jelas, tiada siapa boleh lihat siapakah yang melihat profilnya. Aplikasi ini tidak wujud langsung. Jangan kerana terlampau kemaruk, sampai anda akhirnya menyerahkan bermacam-macam privasi anda ke pihak yang tak bertanggungjawab.

Monday, November 29, 2010

Matahari Kini Ada Pemilik Berdaftar!

Aiyo! Siapa yang gila? Antara pendaftar hakmilik atau Duran Angeles , 49, warga Sepanyol dari Salvaterra do Mino di negara tersebut?

Wanita ini mendaftarkan MATAHARI sebagai miliknya. Hahahahawau. Tapi adakah dia yang gila? Atau undang-undang yang gila?

Undang-undang telah menetapkan bahawa mana-mana negara tidak boleh menghakmilikkan mana-mana planet, bintang atau apa-apa yang terdapat di cakrawala. Namun undang-undang ini terlupa untuk menerapkan larangan ini ke atas individu.

Akibatnya, beberapa tahun lepas, seorang lelaki dari Amerika telah mendaftarkan bulan dan planet-planet di sistem solar ini sebagai miliknya.

"Saya bukan bodoh. Saya tahu undang-undang. Saya melakukan perkara ini sama seperti yang pernah dibuat oleh seseorang sebelum ini. " ujar Duran dipetik dari AFP (Ahad 28.11.2010).

Tidak bercanggah dengan undang-undang, pendaftar hakmilik di Sepanyol itu pun mendaftarkan bahawa bintang Type Spektral G2 itu sebagai miliknya. Hahaha. Gila!

Lebih bangang, wanita ini bertekad untuk mengenakan caj kepada sesiapa yang menggunakan matahari. Caj ini akan disalurkan kepada kerajaan Sepanyol dan untuk kerja kebajikan menghapuskan kebuluran seluruh dunia.

Teman rasa la kan. Bila sinaran matahari dicaj, makin ramai la yang kebulur kan? Tak ke bodoh pompuan ni. Hehe. Pastu kan, sesiapa yang kena kanser kulit sebab matahari, boleh la saman perempuan ni kan. Negara yang kebakan hutan, saman pompuan ni jugak. Negeri yang kemarau, saman perempuan ni jugak. Bijak kepala lutut lah kan si Duran ni. Kata pandai benor.

Tapi apapun teman rasa, itu cuma tindakan dia yang memperolokkan undang-undang tentang larangan menghakmilikkan planet oleh negara-negara.

Tuesday, November 2, 2010

Islam Kejawen Dan Gunung Merapi

Jika Mbah Maridjan telah pun ke alam barzakh, kini datang bakal penggantinya pula mengeluarkan statement. Paling hairan, ciri percakapannya dan cara amalannya amat bertentangan sekali. Dia diketahui sebagai seorang yang warak, malah isterinya mengaji setiap hari. Tetapi statement yang dibuat olehnya cukup jelas besar kekhurafatannya. Itulah ISLAM KEJAWEN. Lihat petikan dibawah dari DetikNews.com :

Jakarta - Jika ilmuwan vulkanologi menyatakan awan mirip Petruk tidak berarti apa-apa, Ponimin (50) yang disebut-sebut "sakti" seperti Mbah Maridjan, punya penafsiran sendiri. Menurutnya, hidung Petruk yang menghadap Yogyakarta mengandung arti Merapi mengincar Yogyakarta. "Memang sebenarnya yang di arah Yogyakarta, sasaran Merapi Yogya," kata Ponimin saat ditemui wartawan di Kaliadem, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Jumat (29/10/2010). Kenapa Yogyakarta yang diincar? Ponimin punya alasan sendiri, dia yakin itu karena tabiat orang-orang di sana. "Di Yogya ini banyak orang-orang tidak baik, mereka yang diincar Merapi. Para penunggunya sudah marah dengan kondisi masyarakat," jelas Ponimin yang saat ditemui tengah "diantre" para jurnalis asing. Ponimin menjelaskan, untuk menanggulanginya diperlukan pertobatan. Masyarakat bisa meningkatkan amalan. "Kalau tidak ingin Yogya jadi sasaran kemarahan penghuni Merapi, kata istri saya, kita harus banyak mengaji," terangnya. Ponimin bersama 7 anggota keluarganya selamat dari awan panas Merapi. Dia dan keluarganya berlindung di bawah mukena yang biasa dipakai istrinya salat. Rumah Ponimin hanya berjarak 200 meter dari rumah Mbah Maridjan. Ponimin dikenal warga lereng Merapi sebagai orang nomor dua setelah Mbah Maridjan. Dia biasa dimintai tolong warga untuk menangkal hujan atau menggelar selamatam. Ponimin menyatakan bahwa sosok mirip Petruk itu merupakan salah satu penunggu Merapi. "Memang di puncak Merapi ada sosok Mbah Petruk, saya pernah bertemu. Sosoknya kaya mbah-mbah. Tapi di sana banyak jin dan para sesepuh, seperti Kiai Sidik Purnomo, Empu Permadi, Empu Romo, Empu Branjang Wesi, dan ada Eyang Guntur Geni," jelasnya. Suswanto (40), warga Srumbung, Magelang, mengabadikan awan yang berbentuk Petruk dengan bidikan kamera ponselnya pada Senin 25 Oktober selepas subuh. Sebagian sesepuh di desa tersebut mengartikan itu sebagai tanda bahwa akan ada letusan Merapi yang besar. Kepala Mbah Petruk yang menghadap ke selatan artinya musibah akan terjadi di Yogyakarta dan sekitarnya.

Thursday, October 21, 2010

Jerebu : Awat Menggelabah Biawak Pasir?

Semalam dorang meeting. Jerebu melanda Melaka dan Muar. Wah, meeting macam lepas kena gempa nih. Habis semua jerebu punya item nak di tengoknya. Tak cukup dengan tu, nak di print lagi. Apa ni? Apa ni????

Aku dah tau pasal perkara ni sebab masa kat Bandung aku ader tengok berita tentang kebakaran tanah gambut kat Riau. Paling teruk, Bengkalis, ada 400 hektar hutan gambut terbakar. Tapi aku takder hal sangat la. Sebab secara konsistennya, angin sedang bertiup dari Barat Laut. Maknanya dari arah Sumatera Utara.

Memang la dalam konsistensi tu ada la jugak dia bertukar sekejap-sekejap kan. Dapatlah Muar ngan Melaka makan asap Bengkalis yang terletak seberang selat ngan Muar tu sekejap.

Tapi dorang nih, lawak tul. Geografi tak pandai agaknya. Habis kelam kabut nih. Nak hantar semua benda Jerebu ke Muar ngan Melaka.

Aku malas nak tunjuk pandai. Aku saja jer cakap " Esok jerebu hilang la tu". Diorang semua bengkeng aku nih. Takper. Sukahati korang la.

Aku bukan tembak jer ramalan aku. Aku tiap-tiap hari nampak kapal terbang kat KLIA naik arah utara. Memang kapal terbang take-off kan perlu hadap arah angin. Jadi angin tu mestilah datang dari Barat Laut. Atau bahasa omputehnya Northwest.

Penyudahnya, tadi berita pukul satu, Indeks Pencemaran Udara dah bertambah baik berlipat ganda kat Muar ngan Melaka. Dari 300 lebih semalam, dah balik jadi 80 lebih.

Hahaha. Nampaknya, aku patut jadi bos diorang, dan diorang patut jadi pekerja aku. Gw ga bete ama mrk.. Gw lg ngakak nihh!

Saturday, September 25, 2010

Choi! Touch Wood!

To touch wood or knock on wood is a superstition action to ward off any evil consequences or bad luck, perhaps because of some recent action you’ve taken or untimely boasting about your good fortune (“I’ve never been in danger of drowning, touch wood”); it can also be a charm to bring good luck.

The origin is unknown, though some writers have pointed to pre-Christian rituals involving the spirits of sacred trees such as the oak, ash, holly or hawthorn. There is, I’m told, an old Irish belief that you should knock on wood to let the little people know that you are thanking them for a bit of good luck. There’s also a belief that the knocking sound prevents the Devil from hearing your unwise comments. Others have sought a meaning in which the wood symbolises the timber of the cross, but this may be a Christianisation of an older ritual. It wasn’t always wood that was lucky: in older days, iron was also thought to have magical properties, and to touch iron was an equivalent preventative against ill-fortune.

The phrase itself is relatively modern, as the oldest citation for the British version of the phrase, touch wood, that I can find dates only from 1899. The American equivalent knock on wood is roughly contemporary, with my first example from 1905.