Wednesday, August 28, 2013

Video Lelaki Diketuk Ukulele Oleh Kekasihnya Hanya Iklan Cadbury

Anda tentu kasihan dengan lelaki India yang diketuk kepalanya dengan ukulele ketika melamar gadisnya di sebuah kompleks membeli belah itu. Video yang tersebar di laman sosial itu mengundang berbagai reaksi. Tetapi malang sahajalah bagi sesiapa yang mempercayainya.

Ini kerana adegan tersebut dilakonkan oleh pihak Cadbury sebagai pilihan dari Tweet pengikutnya ketika dipohon saranan untuk bagaimanakah sketsa yang sesuai bagi menggambarkan produk barunya - Cadbury - Not So Sweet - yang dicipta khusus untuk golongan dewasa yang menghindari pengambilan gula berlebihan.

Rabu, 28/08/2013 14:20 WIB

Video Pria yang Dilempar Gitar Saat Lamar Kekasih Ternyata Promosi Coklat

Alissa Safiera - wolipop



Jakarta- Belum lama ini sebuah video yang bercerita tentang lamaran gagal paling menyedihkan jadi perbincangan ramai di internet. Dalam video yang diunduh di Youtube itu, dikisahkan seorang pria yang berdarah India ditolak dan dipukul ukulele oleh kekasihnya karena tak mau dilamar di depan umum. 

Latarnya sendiri adalah sebuah mal di Dubai. Sang Romeo melamar kekasihnya yang baru ia temui 3 bulan lalu, lengkap dengan iringan musik dan microphone di tengah mal. Tapi bukannya mendapat jawaban 'Iya', si pria justru dipukul dengan ukulele milik salah satu musisi di belakangnya. Anda bisa melihat artikelnya kembali di link ini.

Sejak diunduh, video ini telah ditonton ribuan orang dan mengundang ratusan komentar. Kebanyakan komentar jadi mengasihani si pria yang ditolak cintanya.

Namun sebenarnya, klip lucu itu sebenarnya adalah bagian dari kampanye coklat Cadbury 'Not So Sweet'. Coklat yang ditujukan bagi orang dewasa yang tak terlalu suka coklat manis.

Seperti yang dilaporkan Daily Mail, hal ini terungkap setelah ada kereta anak-anak mengelilingi dua 'artis' itu. Di kereta itu terpampang logo coklat terbaru Cadbury Bournville dan slogan 'Not So Sweet' di kedua sisinya.

Kampanye'Not So Sweet' Cadbury difokuskan pada promosi di media sosial, termasuk kampanye Twitter yang dinamakan Tape Tweet. Hal ini mendorong para pengguna Twitter untuk tweet segala situasi yang terlalu 'manis'. Kemudian, perusahaan akan mengubahnya menjadi sebuah video pendek seperti yang satu ini.

No comments:

Post a Comment